Postingan

Perbedaan Ideologi Hizbullah dan Al-Qaedah

Gambar
Muhammad Fnyasy, anggota legislatif dari fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, menekankan keinginan Hizbullah untuk bergandeng tangan dengan semua elemen masyarakat Lebanon dengan segenap perbedaannya. Akan tetapi, dia mengecualikan kalangan sekuler yang “menghina prinsip-prinsip dan kesucian-kesucian Islam” atau yang memaksakan sekularisme sebagai ideologi negara dari kemungkinan kerjasama politik. Bagi Fnyasy, kelompok sekuler ekstremis ini pada dasarnya menentang agama, sehingga tak mungkin bagi organisasi dan gerakan keagamaan seperti Hizbullah untuk bergandeng tangan denganya. Dalam kenyataannya, Hizbullah memang berkoalisi dengan berbagai kelompok Muslim maupun non-Muslim lain dalam kerangka strategi politik dan militernya. Di pentas politik nasional Lebanon, misalnya, Hizbullah menjalin koalisi yang kuat dengan Gerakan Patriotik Merdeka (Free Patriotic Movement atau Al-Thayyar Al-Wathani Al-Hur) yang dipimpin oleh Jenderal Michel Aoun dari Kristen Maronit. Pada t...

Jejak Syi’ah dan Tradisi Asyura di Aceh

Gambar
Hikayat itu telah menjadi bacaan sehari-hari kaum muslimin di Aceh. Dalam benak orang Aceh, kafir perempuan yang hamil tua itu, meskipun dia adalah pemeluk agama Islam, namun dipandang sebagai kafir karena dia pengikut Yazid bin Muawiyah. Dan inilah cikal bakal kafir sekarang ini yang akan menjadi pengisi neraka kelak. ADAKAH pemeluk Syiah di Aceh? Ini perlu dipertanyakan ketika banyak sekali simbol-simbol “Syiah” ditemukan, dan sangat menonjol di kehidupan sehari hari masyarakat Aceh. Sejarah mula kedatangan Islam ke Aceh, pemimpinnya dikenal bernama Shir, seperti Shir Poli, Shir Nuwi, Shir Duli. Dalam hikayat-hikayat Aceh lama, kata gelar Shir sering pula disebut Syahir. Misal, Shir Nuwi dibaca Syahir Nuwi, Shir Poli dibaca Syahir Poli dan seterusnya. Kata Syahir ini lebih kurang setara dengan kata Ampon Tuwanku dalam tradisi melayu di Malaysia. Asal kata shir, datangnya dari keluarga bangsawan di kawasan Persia, dan sekitanya. Maka putri Raja Pe...

Dibalik Cerita Masjid Baiturrahman, Saksi Sejarah Aceh

Gambar
Mesjid Baiturrahman telah menjadi simbol Aceh. Menelusuri sejarah Mesjid yang berada di jantung kota Banda Aceh ini, ibarat melihat perjalanan bumi Serambi Mekah. dimulai dari masa kesultanan, penjajahan Belanda dan masa bersama Indonesia lengkap dengan pemberontakannya. Mulai Daerah Operasi Militer, perjanjian damai hingga bencana tsunami. Rumah ibadah ini menyaksikan semuanya Sejarah mencatat, Baiturrahman kembali melewati satu babak dalam sejarah masyarakat Aceh. Mesjid ini merupakan simbol Aceh. Perjalanan Mesjid ini juga merekam sejarah Aceh. Karena itu tak lengkap rasanya bila berkunjung ke Aceh, tanpa menengok Mesjid berkubah lima ini dan sedikit mengenal sejarahnya. Mesjid ini sudah berada di tengah kota Banda Aceh sejak zaman kesultanan. Ada dua versi hikayat pendiriannya. Ada yang menyebut Sultan Alauddin Johan Mahmud Syah membangun Mesjid ini pada abad ke 13. Dalam versi lain menyatakan Baiturahman didirikan pada abad 17, pada masa kejayaan pemerintahan Sul...

sejarah Aceh yang di Abaikan

Gambar
" Untuk apa Indonesia merdeka? " Sukarno menjawab: " Untuk Islam kak ". Dia memanggil kakak kepada saya. Saya tanya lagi, " betulkah ini? ". Jawabnya, " betul kak ". Saya tanya sekali lagi, " betulkah ini? ". Dia jawab, " betul kak ". Saya ulangi lagi, " betulkah ini ? " .   ( Tgk Muhammad Daud Beureu'eh ) Sepotong sejarah Republik menyangkut Aceh yang banyak dilupakan. Yaitu soal peran Aceh penyelamatan krisis fatal pada akhir tahun 1949. Bila ini dikemukakan, bukan karena ingin Aceh dipuji. Tetapi karena sejarah harus ditulis apa adanya, tidak boleh ditutup, distorted atau direkayasa. Sejarah mesti murni untuk diwariskan kepada generasinya. Dan apa yang penulis lihat meski itu singkat, tidak terdapat dalam buku- buku sejarah RI yang diajarkan di sekolah-sekolah. Juga penulis tidak melihjat di media yang ditulis sejarawan kita, hatta oleh ahli sejarah Aceh sendiri. Ir. Sukarno M. Nur el-Ib...

Singapura 1 - 2 Laos

Gambar
Babak Pertama Demi memastikan lolos ke empat besar, the Lions langsung berusaha mendobrak sejak menit pertama, dengan turunnya Aleksandar Duric, Shahril Ishak, Fazrul Nawaz. Krisis di lini belakang memaksa Shi Jiayi tampil sebagai bek sayap. Tapi aksi pertama Singapura justru berakhir dengan kartu kuning bagi Fazrul, saat dinilai wasit melanggar keras kiper Sengphachan, dan akhirnya harus diganti oleh Soukhtavy. Laos juga menguasai pertandingan, dengan tendangan Khampeng harus ditepis Izwan, tetapi kiper Singapura itu gagal mencegah Khampeng untuk membuka skor pada menit ke-21, saat aksi Keovingphe dari sayap kanan gagal diantisipasi pertahanan Singapura, dan umpan menyusur tanah tinggal dibelokkan dengan mudah oleh Khampeng. Singapura pun mengandalkan keunggulan mereka dalam duel di udara dan situasi bola mati, dan Duric hampir saja menyamakan kedudukan jika sundulannya tak melenceng dari gawang. Secara mengejutkan, Laos tiba-tiba menggandakan keunggulan lewat liukan ...

Inter Island Cup 2012: Persib Tundukkan Gresik United

Gambar
Dengan kemenangan tersebut, Persib untuk sementara memimpin Grup B dengan tiga angka. Persib tampil dominan di stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (1/12) malam WIB. Tim tuan rumah juga bisa unggul ketika laga memasuki menit 26. Naser Al Sebai yang membawa Persib memimpin setelah dengan sempurna menyambut umpan silang yang dilepas Atep. Di babak kedua, Persib memperbesar keunggulannya setelah Kenji Adachihara berhasil menyambut umpan Herman Dzumafo dengan sundulannya.

Susunan Pemain Malaysia Vs Indonesia

KUALA LUMPUR,  - Berikut susunan pemain Indonesia melawan Malaysia yang akan bertandingan dalam matchday terakhir Grup B Piala AFF 2012 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (1/12/2012). Malaysia: 1-Mohd Farizal Marlias; 2-Mahali Jasuli, 27-Mohd Fadhli Mohd Shas, 6-Mohd Zubir Azmi, 7-Mohd Aidil Zafuan Abdul Radzak, 8-Mohd Safiq Rahim (Kapten), 17-Mohd Azamuddin Md Akil, 18-Mohd Shakir Shaari, 25-Wan Zack Haikal Wan Nor, 9-Norshahrul Idlan Talaha, 10-Mohd Safee Mohd Sali. Cadangan: 22-Khairul Fahmi Che Mat; 27-Mohd Fadhli Mohd Shas, 3-Mohd Faizal Muhammad, 5-Mohd Bunyamin Umar, 11-Mohd Azmi Muslim, 12-Mohd Amar Rohidan, 15-Gary Steven Robbat, 23-Baddrol Bakhtiar, 13-Ahmad Fakri Saarani, 19-Ahmad Hazwan Bakri. Pelatih: K. Rajagobal. Indonesia: 12-Wahyu Tri Nugroho; 4-Novan Setya Sasongko, 3-Raphael Guillerm Maitimo, 6-Fachruddin, 4-Nopendi, 28-Oktovianus Maniani, 26-Vendy Mofu, 8-Elie Aiboy (Kapten), 7-Taufiq; 10-Irfan Bachdim, 9-Samsul Arif. Cadangan: 22...