Postingan

Menampilkan postingan dengan label dinamika islam

KISAH KELUARGA SUCI YANG TERLUPAKAN

Seberapakah kita mengenal Rasulullah Saw dan keluarganya yang suci – yang selalu kita kirimkan shalawat dan pujian setiap harinya? Adakah kita telah berupaya mengenal insan nan mulia tersebut dengan sebenar-benarnya? Atau jangan-jangan, kita lebih tertarik mengenal kehidupan para selebritis atau politikus yang memenuhi linimassa? Kyai Alawi Nurul Alam al-Bantani, seorang ulama muda Nahdlatul Ulama (NU), kembali hadir dengan karya terbarunya yang berjudul ‘Kisah Keluarga Suci yang Terlupakan’. Buku ini, ibarat sebuah alarm yang mengetuk kembali kesadaran kita. Ada yang bilang bahwa tak kenal maka tak cinta. Maka, mungkinkah kita memang benar-benar mencintai Rasulullah dan keluarganya, jika kita tidak benar-benar mengenal seperti apa jalan kehidupan yang mereka tempuh? Namun belakangan ini, ada sebuah perspektif yang terlihat anomali. Siapapun, yang menyanjung, memuji dan mengagungkan keluarga Nabi, maka ia harus siap disebut melakukan sebuah ‘pengkultusan’ – dan stigma ini berujung p...

panji hitam tangguh yang dijanjikan

Ini bukan Bala Tentara biasa. Pasukan ini di dedikasikan dan di persiapkan khusus untuk kedatangan Imam Mahdi kelak. Inilah Laskar – Laskar yang telah berhasil menciutkan nyali Amerika dan Israel. Melihat semua ini, sabda Rasulullah saw 1.400 tahun yang lalu kembali terngiang - ngiang di telinga kita : "Jika telah terjadi pertempuran - pertempuran, maka Allah akan membangkitkan Golongan MAWALI (Orang - Orang Islam Non Arab). Mereka adalah para penunggang kuda yang lebih mulia  dari Orang Arab dan senjatanya lebih bagus. Allah akan meneguhkan agama ini melalui mereka." {HR.Hakim dan Ibnu Majah} Lalu siapakah yang dimaksud dengan Golongan Mawali itu ?? Sebab saat ini terdapat banyak bangsa Muslim yang non Arab. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita simak perbincangan salah seorang sahabat yang bernama Ubay bin Ka'ab ra dengan Rasulullah saw ketika turun ayat 38 dari Surah Muhammad : "Itulah kalian, kalian diseru untuk membelanjakan harta kalian pada ja...

Sepuluh Andalan Mereka yang Anti Syiah

Kita bisa adu argumen, kelompok anti syiah itu mengandalkan apa untuk menyebut syiah itu sesat bahkan bukan Islam? Ini sepuluh diantaranya yang menjadi andalan mereka. Pertama,  mengandalkan buku Panduan MUI Pusat “Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi’ah di indonesia.” Buku tipis yang tidak berstempel MUI dan tidak pula ditandatangani pejabat MUI Pusat, sebagaimana buku-buku resmi MUI lainnya. Kedua,  mengandalkan fatwa MUI Jatim. Fatwa bersifat lokal tapi dipaksakan untuk diberlakukan diseluruh Indonesia. Ketiga,  mengandalkan ucapan Imam Syafi’i rahimahullah dan Imam-imam mazhab lainnya, yang menyebutkan syiah sesat, pendusta bahkan kafir. Padahal di teks aslinya adalah rafidah, bukan syiah. Bahkan sebagian ulama Syiah sendiri menganggap sesat kelompok rafidah.  Mengandalkan ayat-ayat al-Qur’an yang mereka tafsirkan sesuai dengan kepentingan mereka, dan menafikan adanya penafsiran lain yang juga absah. Mengandalkan hadits-hadits dan riwayat ya...

Fitnah itu Lebih Kejam dari Pembunuhan

وَ الْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ  …dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. [Qs. Al-Baqarah: 191]  Dari penggalan firman Allah Swt diataslah, kita kemudian akrab dengan idiom, “Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan.” Ayat dengan teks hampir serupa kita bisa temukan dalam surah yang sama pada ayat 217, “wa al fitnatu akbaru min al qatli”, yang artinya dan berbuat fitnah itu lebih besar dosanya dari membunuh. Hanya memang kata fitnah dalam bahasa Arab, tidak sama dengan kata fitnah yang kita gunakan sehari-hari. Fitnah dalam bahasa Arab banyak artinya, khususnya pada kedua ayat tersebut diantara ulama tafsir ada yang menafsirkannya sebagai kesyirikan ada juga kezaliman, yaitu berkenaan dengan kezaliman yang dilakukan kaum Musyrikin terhadap kaum muslimin seperti mengusir dari kampung halaman, menghalangi-halangi manusia dari jalan Allah dan seterusnya. Masih ada arti lain fitnah dalam bahasa Arab, yaitu ujian, azab, dosa, berpaling dari jalan yang lurus dan ...

Apakah Mengadzankan Bayi Bid'ah dan Tidak Ada Dasarnya?

Gambar
Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,  Ustadz, bagaimana sebenarnya hukum mengumandangkan adzan dan iqamah bagi bayi yang baru lahir? Benarkah tidak ada dasar tuntunannya yang sahih? Dan apakah kita boleh belajar agama Islam lewat mesin pencari Google? Demikian, terima kasih atas pencerahannya Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh Jawaban Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Masalah adzan di telinga bayi ini adalah masalah khilafiyah, ada sebagian yang memandangnya mustahab dan sunnah, dimana sebenarnya cukup banyak ulama yang berpendapat sunnahnya adzan di telinga bayi. Karena urusan shahih tidaknya hadits adalah masalah yang masih diperdebatkan di antara para ahli hadits sendiri. Namun tidak bisa dipungkiri ada juga tidak mau mengadzani bayi yang baru lahir, dengan beberapa alasan. Yang paling masuk akal karena dianggapnya tidak ada hadits shahih bisa dijadikan dasar. Sekilas pandangan ini bisa diterima, walaupun kalau kita kaji lebih dalam, sebenarnya penda...

Cintai istrimu dengan hati yang indah

Suatu ketika seorang laki-laki datang kepada Umar bin Khattab RA. Ia hendak mengadukan istrinya karena marah-marah kepadanya. Lelaki tersebut jengkel dan ingin mengadukan kelakuan istrinya kepada Amirul Mukminin. Sesampainya di kediaman Umar, beliau justru berdiri di depan rumah. Lelaki itu pun tertegun sejenak. Secara tak sengaja, ia mendengar sang khalifah  sedang dimarahi istrinya. Sang istri terdengar membesar-besarkan masalah yang remeh. Nada suara perempuan itu meninggi. Sang Amirul Mukminin cenderung pasif menghadapi kemarahan istrinya. Lelaki itu kemudian berkata dalam hati, “Jika seorang Amirul Mukminin saja seperti itu, bagaimana denganku?” Ia kemudian berbalik hendak pergi. Umar bin Khattab melihat tamunya hendak pergi. Ia pun bertanya, “Apa keperluanmu?” Laki-laki itu kemudian berbalik dan berkata, “Wahai, Amirul Mukminin, aku datang untuk mengadukan perangai buruk istriku dan sikapnya kepadaku. Tapi, aku mendengar hal yang sama pada istrimu,” kata lelaki itu. Umar bin...

Cinta Kaum Dhuafa kepada Rasulullah

Oleh: Dr Muhammad Hariyadi, MA Menukil kisah dari Syekh Ahmad Abdul Rahim Abdul Bar dalam Ceramah Ramadhan Di Hadapan Raja Maroko (Durus Hasaniyah) dikatakan bahwasanya pada suatu malam, seorang perempuan tua menyenandungkan sebuah syair di sepertiga malam pada masa Khalifah Umar bin Khathab RA. Perempuan tua itu hidup sendirian dan tidak lagi memiliki sanak saudara di rumahnya. Umar bin Khathab yang sedang mengadakan inspeksi malam itu, melihat cahaya yang masih menyala dari rumah tersebut. Umar mencoba mendekat dan sayup-sayup terdengar senandung syair merdu dari penghuni rumah itu. Umar penasaran akan bait-bait syair yang dilantunkan dan mendengarkannya dengan seksama: Kepada Muhammad terlimpahkan doa kebaikan Penghias orang-orang baik dan tuan orang-orang terpilih Semoga rahmat senantiasa terlimpah kepadanya dari orang-orang baik lagi suci Sungguh engkau telah menjadi panutan yang menangis dalam kesepian Aduhai betapa rambutku terus memanjang Dapatkah aku berku...

hal hal yang membatalkan wudhu

Bismillaahir Rahmaanir Rahiim ♥ 1. Keluar Darah Banyak: ada perbedaan pendapat di antara ahli ilmu mengenai keluarnya darah, apakah membataklan wudhu atau tidak. Diantara mereka ada yang berpendapat membatalkan wudhu dan sebagian yang lain berpendapat tidak membatalkan wudhu. Jadi sebaiknya demi untuk kehati-hatian dan keluar dari perselisihan, apabila seorang Muslim keluar darah banyak, hendaklah ia berwudhu. Akan tetapi kalau keluarnya hanya sedikit, seperti mimisan, keluar darah dari gusi, dari bibir, dan keluar darah dari luka ringan, maka tidak membatalkan wudhu. Keluarnya darah yang sedikit dapat dimaafkan. 2. Tidur Nyenyak:salah satu yang membatalkan wudhu adalah tidur, hal ini berdasarkan hadits shahih, hadits dari shofwan bin ‘Assal ra: كان النبي يأمرنا أن نمسح علي خفافنا، ولا ننزع خفافنا إلا من جنابة، ولكن من غائط و بول و نوم (أخرجه الترمذي والنساء و ابن ماجه) “ Rasulullah SAW menyuruh kami untuk mengusap khuf (kaus kaki dari kulit), dan tidak melepaskannya ketika kami habis ...

Warga Muslim DI Intimidasi Di Negara Minoritas Muslim

LONDON.Sebuah pemerintah daerah di wilayah kecil Inggris dikecam oleh warga karena mengizinkan sebuah rumah dijadikan tempat ibadah umat Muslim. Warga marah, karena merasa rumah itu menjadi sumber kegaduhan. Sekira 50 hingga 120 umat Muslim Inggris diketahui menggunakan rumah kecil sebagai tempat mereka melakukan salat lima waktu. Mereka juga menggunakan rumah itu sebagai perayaan Idul Fitri dan hari-hari besar umat Islam lainnya. Warga Muslim setempat memberi rumah di Westcliff, Essex tiga tahun lalu dan memperluas izin penggunaan rumah itu sebagai tempat ibadah. Meskipun warga setempat yang merasa terganggu mengajukan keberatannya, pejabat setempat mengizinkan mereka untuk menggunakan rumah itu sebagai tempat ibadah. Meskipun sudah mendapatkan izin, warga tidak bisa menerima kerumunan dan kegaduhan yang mereka rasa. Beberapa dari mereka bahkan melakukan protes dengan menunjukkan umat Muslim yang tengah berdoa di dalam rumah itu dalam sebuah rekaman video. Kemudian mereka menyebarkan ...

10 janji Allah kepada Orang Beriman

Alquran terdapat sekian banyak janji mulia dan istimewa yang ditawarkan kepada orang-orang yang memiliki keimanan, baik janji-janji di dunia maupun janji-janji di akhirat. Janji-janji akhirat yang diberikan bagi mereka yang beriman tidak terhitung jumlahnya dalam kitab suci itu karena amat banyak. Adapun janji-janji di dunia yang disebut secara terang-terangan (eksplisit), setidak-tidaknya ada sepuluh macam. Berikut ini adalah sepuluh janji di dunia itu. 1. Allah SWT berjanji akan menolong orang-orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah SWT, "... Dan Kami selalu berkewajiban menolong orang-orang yang beriman." (QS. Ar-Ruum: 47). 2. Diberikan advokasi atau pembelaan (ad-difa'). Allah SWT berfirman, ”Sesungguhnya Allah membela orang-orang yang ber­iman...” (QS. Al-Hajj:38). 3. Mendapatkan perlindungan kasih sayang (Al-wilayah). Allah SWT berfirman, ”Allah Pelindung orang-orang yang beriman.... ” (QS. Al-Baqarah: 257). 4. Ditunjukkan kepada jalan yang benar (Al-hidayah). ...

Fitnah dan Makar Terhadap Umat Islam Harus Dilawan dengan Penyebaran Ajaran Al-Quran

Wakil urusan budaya Lembaga Wakaf dan Amal Iran, Hujjatul Insan Ahmad Sharafkhani menyatakan, "Menjunjung tinggi al-Quran dapat efektif dalam melawan fitnah dan propaganda Barat terhadap umat Islam." Rasa News (2/5) melaporkan, Sharafkhani menyinggung aksi penistaan pastor Amerika Serikat, Terry Jones, dalam membakar al-Quran dan mengatakan, "Aksi tersebut telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir di Barat dan sedang terjadi yang harus diambil langkah dan mekanisme untuk mencegah aksi tersebut." Dijelaskannya, program penataran satu juta penghapal al-Quran dan satu juta qari al-Quran, merupakan salah satu mekanisme tersebut yang harus ditindaklanjuti secacara serius." Hujjatul Islam Sharafkhani menekankan bahwa al-Quran memiliki tempat istimewa di hati rakyat Iran dan mengatakan, "Menjunjung tinggi al-Quran dapat efektif dalam melawan fitnah dan propaganda terhadap umat Islam." Salah satu ara lain adalah dengan par...

TANDUK SETAN DI ATAS KA'BAH

Gambar
Anda orang Islam yang percaya bahwa lambang bulan sabit dan bintang lima adalah simbol yang murni Islami patut dikasihani karena ke'naif annya. Lambang bulan sabit adalah simbol penyembahan berhala Romawi. Adapun bintang lima sebenarnya adalah simbol zionisme yahudi yang diadopsi oleh gerakan komunisme yang juga didirikan oleh orang-orang yahudi. Simbol bulan sabit pertama kali diadopsi oleh orang-orang Turki, yang sebelumnya adalah orang-orang Romawi penyembah simbol bulan sabit. Namun saya masih belum menemukan orang-orang Islam mana yang pertama memasukkan simbol bintang lima sebagai simbol Islami. Setelah diterima luas di kalangan Islam, simbol bulan bintang kini telah ditinggalkan oleh sebagian umat Islam, terlihat dari masjid-masjid yang tidak lagi menggunakan simbol tersebut di atas menaranya. Perlu dicatat bahwa Rosulullah dan para sahabat serta para pengikut Islam awal tidak mengenal simbol ini. Demikian juga orang-orang Shiah dari dahulu hingga sekarang. N...