WALI ( GUBERNUR) ISIS DAN 8 ANAK BUAHNYA TEWAS DI ANBAR
Gubernur
( wali ) Pasukan ISIS dinyatakan tewas bersama delapan anak buahnya diterjang
operasi militer pasukan khusus Irak di provinsi Anbar, Senin (9/2/2015).
Demikian diumumkan sebuah sumber keamanan provinsi Anbar, sebagaimana
dilaporkan situs berita Irak, al-Sumaria News.
“pasukan keamanan
negara yang didukung para petempur suku al-Jughaifah, Albu Nimr dan al-Obeid
telah melancarkan sebuah operasi khusus terhadap tempat-tempat konsentrasi ISIS
di kawasan al-Jazirah di bagian utara Anbar, mengakibatkan gubernur ISIS untuk
kawasan tersebut, Jubair al-Alkaw i, tewas bersama delapan orang anak buahnya,
serta menimbulkan kerugian materi dan manusia dalam jumlah besar,” ungkap
sumber yang meminta tidak disebutkan identitasnya tersebut karena tidak
berwenang memberikan keterangan kepada pers.
Dia
menambahkan, “Pasukan keamanan membuat prestasi besar dalam operasi istimewa
ini dengan membunuh wali ISIS .”
Dia
mengatakan bahwa al-Alkawi terlibat dalam pembunuhan sejumlah warga sipil dan
aparat keamanan di Anbar.
Laporan
lain dari PUK Media menyebutkan
bahwa sebanyak 24 teroris tewas diganyang tentara Irak dan pasukan di dekat
kawasan Haditha, provinsi Anbar. Beberapa teroris juga tertangkap dalam operasi
tersebut.
Dilaporkan
pula bahwa tentara Irak kini sedang menyiapkan operasi pembebasan kawasan Hit
dari cengkraman ISIS.
Di pihak
lain, ISIS dilaporkan situs berita al-Mayadeen telah
mengeksekusi lima perwira Irak di kamp al-Ghazlani di selatan Mosul dengan
diberondong peluru. Para korban adalah para perwira yang diculik ISIS di Mosul
pada musim panas lalu.
Di
Baghdad, ibu kota Irak, sedikitnya 14 orang tewas dan 43 lainnya luka-luka
terkena serangan bom bunuh diri di sebuah lokasi padat pejalan kaki dan
pedagang di sebuah halaman yang mengarah ke makam Imam Musa al-Kadhim ra di
kawasan Kadimiya.
Ledakan
bunuh diri juga terjadi di kawasan al-Husainiyah di bagian timur laut Baghdad,
mengakibat satu orang tewas dan tujuh lainnya luka-luka